Friday, March 20, 2009

cinta bumi dan langit (part10)

Kembali ku kirim sms padanya sebagai alat deteksiku utk mengetahui sebuah petunjuk penting mengenainya,satrio.

'satrio,sori nih ganggu lg,bisa ga kamu jwb pertanyaan aku ini?satu aja, tolong ya,..plis, perusahaan tempat kamu kerja namanya apa? ama bidang apa?kamu kan udh tau kerja aku.plis ya tlg jwb ini aja biar aku g penasaran'
Kembali hening, aku dan manajerku terdiam beberapa saat menunggu dan menunggu semoga dia mau membalasnya.kita berdua lalu mengobrol dan bercanda menghabiskan waktu sambil menanti jawaban yg entah akan datang atau tidak.
kira2 sekitar dua jam kemudian hpku berbunyi lg,ada sms!sesegera mungkin kuraih dan kulihat mudah2an ada balasan dari dia.dan itu memang darinya.

'aku kerja di PT.indo tech engineering,ya di bag.mesin,memangnya knp?' mungkin skrg dia yg jd penasaran dgn alasan dibalik pertanyaanku ttg profesinya.

'ah gpp,pengen tau aja,kalo ternyata bidang kita emg g nyambung hehe'
semoga jawabanku meyakinkannya sehingga tak ada lg rasa ingin tau dr nya.

'oh gt ya,ok deh klo gt met malem'

Smsnya singkat saja dan benar2 seperlunya,aku makin bertanya2 apa org ini emg terlalu sibuk atau dia merasa terganggu..entah.

Setelah aku mendpt secuil info tentang profesinya lalu aku meminta manajer alias sepupuku utk mencari tahu seperti apa dia.dalam beberapa hari aku berhasil mendapat info tentang dia,tapi anehnya sepupuku tak seantusias sebelumnya,sepertinya dia mulai tak menyukai ideku utk melanjutkan pertemanan yg tak biasa ini.akupun memaksanya utk mengantarku melihat seperti apa sosok sesungguhnya satrio itu.

Seolah bertindak ala detektif2 atau tim investigasi layaknya mata2 profesional, aku dan manajerku meluncur keperusahaan yg dia sebutkan dan menunggu tak jauh dari target sasaran.
perusahaan itu tdk terlalu besar hingga aku bisa menyimpulkan bahwa karyawannya pun tak banyak.lama kita berdua menunggu sampai akhirnya waktu bubaran kantor pun tiba.satu persatu dari mereka mulai berhamburan keluar dari tempat itu dan aku mulai memperhatikan dengan seksama wajah2 mereka,sampai saat ada seorang pria paruh baya keluar dgn memakai motor keluaran thn 80an,tiba2 sepupuku menepuk bahuku.aku menoleh dan dia hanya menunjuk kearah pria itu dan membisikkan ditelingaku bahwa itu org yg kucari.mataku kontan terbelalak dan tanpa sadar mulutku ternganga hampir tak percaya dgn apa yg barusan kudengar,aku memandang sepupuku dgn tajam utk meyakinkan apa yg ia katakan dan iapun mengangguk lemah.aku pun terkulai lemas disandaran jok mobilku ini, aku tak percaya semua ini,tak pernah bisa percaya.(bersambung)


klik disini : next part
previous part

No comments: