Monday, April 27, 2009

cinta bumi dan langit (part 17)

And here i am,... setelah siang yg melelahkan dan lampu2 blitz kamera yg menyilaukan pandanganku,aku sekarang berada dihotel marrione sesuai undangan yg dibuka sesaat sekitar jam 7.30 malam barusan.sepanjang acara,pikiranku tak henti2nya berpikir tentang satrio.apa yg hrs kulakukan?aku blm bisa kemana2 saat ini...huh kuhela nafas panjang tp tetap saja tidak menghilangkan kecemasanku.setiap setengah jam berlalu aku makin tak bisa berpikir dan sangat tidak menikmati acara ini,beberapa kali aku berusaha menyelinap utk pergi tp saat itu pula aku selalu terhalangi,entah itu oleh rekan selebku,atau salah satu petinggi rumah produksi,juga bos iklan yg memakai jasaku, sampai akhirnya pada percobaan terakhir,manajerku lah yg memergokiku utk mencegahku meninggalkan acara itu.

Dia bertanya padaku,kenapa sepertinya malam ini aku bertingkah sangat aneh,dan seperti sedang mengkuatirkan sesuatu.awalnya ada sedikit keraguan utk bercerita padanya,tp setelah sejenak ku pikir,aku bisa mempercayainya,toh selama ini hanya dia yg tahu cerita antara aku dan satrio.

Saat aku mengatakan padanya tentang janji bertemu dgn satrio dikafe,dia sangat terkejut dan terlihat sedikit kesal lalu bertanya knp tidak memberitahunya.kalau saja aku bercerita lebih awal, dia akan mencari cara utk membantuku.akupun tersenyum dan terharu dgn dukungannya.diapun kemudian buru2 memegang pundakku dan mendorongku perlahan memintaku segera bergegas pergi,dan membiarkan sisanya menjadi tanggung jawab dia utk menyelesaikannya.akupun berlari2 kecil keluar dr hotel itu dan mengangkat tangan menyetop taksi yg sedang melintas.sepanjang perjalanan mataku menatap keluar jendela taksi ini dan memandang sedikit menerawang,membayangkan pertemuanku dgnnya...walau aku ragu apa mungkin dia msh disana..saat kulihat jam tangan yg melingkar dipergelanganku, ya ampun sudah jam 10.30..aku sudah terlambat..
(bersambung)

klik disini : next part
previous part

No comments: