Tuesday, April 7, 2009

cinta bumi dan langit (part13)

Entah berapa kali supupuku menepuk bahuku,aku baru tersadar saat dia mulai berteriak dan mengibas2kan tangannya didepan wajahku.aku tergagap dan malu sendiri saat dia mengomeliku dgn caraku memandangnya.dia lalu bilang kenapa aku sepertinya terkesiap melihat org itu,aku tak tahu harus berkata apa.

Dia hanya tersenyum melihat ekspresi bodohku saat menyadari bahwa pandanganku tertuju pada org itu lg.dia mengangguk dan kembali menyunggingkan senyum lebih lebar bahwa instingku benar dgn melihat org td,karena dia adalah satrio yg dimaksud.

Ada sesuatu yg indah tumbuh direlung hatiku setelah mengetahui kebenarannya, tak tahu apa yg bisa kugambarkan dari perasaan dan pikiranku saat ini.yg jelas aku mulai merasa hari ini lebih indah dari biasanya,dan walaupun sedikit mendung diluar sana tp bagiku suasananya begitu cerah,seolah sinar mentari tetap setia memancarkan sinarnya.
aku tak dapat berhenti tersenyum dan tersipu malu saat kukenang wajahnya.seperti ada perekat super kuat yg membuat bayangan itu enggan sirna dari benakku.aku akan kembali mengiriminya sms,dgn sepenuh jiwaku.tgnku tak dapat berkompromi dgnku, karena sepertinya telah terpengaruh oleh perasaanku yg sedang tegang dan gugup.ku hela nafas panjang dan kumulai mengetikkan satu persatu kata yg kuingin susun secara apik dan bersahabat.

'dear satrio, maaf aku br bls sms mu,krn kmaren aku sibuk.gmn kbrmu?'

Ce ilah belagak sibuk padahal aku bete berpikir kalo kamu adalah org tua itu,dalam hati aku menertawakan kekesalanku kemaren2.aku sedikit cemas sebenarnya,takut dan khawatir bahwa ini sudah terlambat,karena terlalu lama aku mengambil keputusan utk menghubunginya lg.lama waktu berlalu sejak ku kirim sms itu padanya,aku mulai gelisah tak menentu.apa yg akan terjadi setelah ini..karena terus terang aku tidak dapat menerima bila semua berakhir hanya sampai disini.

Tiba2 ku tersadar dr lamunan saat telp rumahku berdering tanpa henti.(bersambung)

klik disini : next part
previous part

No comments: