Friday, May 1, 2009

cinta bumi dan langit (part 18)

Walau dlm hati kecilku sangat yakin bahwa dia tak mungkin menungguku selama itu,aku tetap meluncur kesana dgn taksi ini.

Aku hanya ingin setidaknya memenuhi janjiku ketempat itu biarpun aku tak dpt dtg tepat pd waktu yg ditentukan.
akhirnya sampai juga ku ditempat ini,kafe rose.sedikit sunyi karena malam telah larut,aku melangkah masuk kedalamnya. remang2 lilin yg menghias setiap sudut meja,temaram lampu2 dinding dan alunan musik lembut berirama jazz menyambutku diruangan kafe yg berartistik etnik ini.

Kuhenyakkan diriku disebuah kursi disudut kafe yg menghadap jendela luar dan memiliki pemandangan keseantero ruangan yg ada.lalu kuedarkan pandanganku kesekelilingku utk melihat apa ada org lain...bukan,... apa ada org yg sedang kucari...,satrio...
ruangan ini terasa sangat sunyi dan hampa seperti perasaanku saat ini.kutundukkan kepala dan berusaha mengusir kegalauan dibenakku.

Sampai ada seorg pelayan menghampiriku dan bertanya apa yg akan kupesan.aku menggeleng dan memintanya memberiku segelas air putih,jg membiarkanku sejenak utk brpikir apa yg akan kupesan.dia pun mengangguk dan berlalu pergi dari hadapanku.

Aku bisa melepaskan semua penatku dikafe ini karena mereka buka hingga jam 1mlm nanti, walau tak semua beban terangkat setidaknya aku bisa lebih sedikit menenangkan diri. tiba2 dari salah satu arah sudut yg lain dikafe ini dimana ada ruang toilet bagi pengunjung,keluar seseorg yg berjalan dgn cepat dan menuju kearah resepsionis sekaligus kasir kafe ini,membelakangi pandanganku.

Beberapa lama dia berdiri disana dan lalu mulai melangkahkan kakinya keluar dari kafe ini saat aku melihatnya dgn lebih jelas,tiba2 tanganku terasa basah oleh keringat dan seluruh badanku sedikit gemetar karena syok.itu..satrio,..dia masih disini, dia sekarang baru pergi...selama ini dia menungguku disini,..aku harus bagaimana....
(bersambung)

klik disini :next part
previous part

No comments: