Tuesday, May 5, 2009

cinta bumi dan langit (part 19)

Mengejarnya..tidak bisa...bingung..didalam hatiku berkecamuk berbagai alasan yg mendukungku sekaligus melarangku utk memanggil dan menghampirinya.pada akhirnya aku hanya bisa memandangnya menghilang dikegelapan malam,aku memaki diriku sendiri karena menjadi pengecut dan membiarkannya pergi begitu saja.kukepal dan kuremas gaun ini dengan kepala tertunduk lesu.

Lama sekali ku memandang kosong meja ini dan tiba2 seseorg menepuk pundakku.saat aku menengadah keatas utk melihat siapa gerangan itu,ternyata hanya manajerku.ekspresinya seperti mengasihaniku entahlah,aku tak mau ambil pusing.tanpa berkata apa2,dia memegang dua pundakku dan membantuku utk berdiri,lalu membimbingku utk keluar dari kafe ini.
sepanjang perjalanan aku hanya mengedarkan pandanganku keluar jendela mobil ini,dia tak berani berkata apa2 padaku dan hanya memegang erat tanganku dan menepuknya.
sesampainya dirumah aku merebahkan tubuh dikasur dan kembali memandangi langit2 ini,sepupu/manajerku hanya berkata singkat,bahwa bila saatnya aku siap,dia ingin aku bercerita tentang kejadian hari ini padanya.dia pun pergi dan meninggalkanku diapartemen yg sunyi ini sendiri.

Antara merasa bersalah,sakit,sedih tanpa bisa berbuat apa2,aku merasa kalut.sangat kalut.aku termenung beberapa lama sampai akhirnya setelah sedikit tenang,aku mengambil hp dr tas kecilku dan mulai membuat pesan baru utknya,satrio,setidaknya mengurangi kesalahanku karena tak memenuhi janji malam ini.

'dear satrio,met malam,saya hanya mau minta maaf sebab hari ini sy tak bisa dtg,ada pekerjaan mendadak,dan sy tak sempat mengabari kamu sblmnya,sekali lg kalo bs maafin sy ya.'
pesan pun terkirim,...aku tak menunggu jawaban drnya karena aku mengerti keadaannya,lalu..

' kamu berhak marah,pada sy,krn saya yg mengingkari janji walaupun itu bkn hal yg disengaja.semua terserah pd mu,kalo km ada waktu tolong bls,klo tdk pun gpp,saya ngerti koq'.
Pesan kedua dariku terkirim,dan akupun menutup sejenak kedua mata ini sambil berusaha menenangkan diri dan mencoba utk melupakannya setidaknya malam ini sampai aku dapat mengunjungi taman impian yg indah dialam bawah sadarku saat ku terbuai ditidurku.(bersambung)

klik disini :next part
previous part

No comments: